Penyakit gondongan yang dalam istilah medisnya disebut parotitis atau mumps merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan menyerang kelenjar ludah (kelenjar parotis)sehingga mengakibatkan demam yang diertai pembengkakan pada leher bagian atas atau pipi bagian bawah.
Virus penyeabnya adalah virus paramyxovirus yang ditularkan melalui kontak langsung, percikan ludah, bahan muntahan dan mungkin melalui urin karena virus ditemukan dalam urin pada hari pertama sampai keempat belas setelah terjadi pembesaran kelenjar. Virus dapat masuk melalui hidung atau mulut dan kemudian memperbanyak diri sehingga timbul demam lalu berdiam di kelenjar atau saraf. Continue reading ‘Gondongan atau Parotitis’
Tiga hari terakhir di berbagai media massa dan elektronik sangat gencar diberitakan tentang pemilihan menteri sebagai pembantu presiden. Namun bukan hal tersebut yang menarik buat saya melainkan dilakukannya tes kesehatan terhadap semua calon menteri tersebut. Apakah itu tes kesehatan atau yang lebih akrab kita dengar dengan istilah medical check up???
Rabies kembali merebak di Bali, setelah Badung kini muncul di Tabanan. Korban jiwa pun telah ada, jangan anggap remeh. Segera lakukan tindakan pencegahan dan laporkan kepada pihak-pihak terkait bila menemukan saudara, teman atau lainnya yang tergigit anjing.
Seorang anak SD datang diantar orang tuanya dengan keluhan terkena knalpot sepeda motor. Alangkah terkejutnya ketika saya lihat lukanya ditutupi oleh pasta gigi dan lagi sangat tebal. Bagaimana saya membersihkannya agar jangan sampai menimbulkan trauma pada si anak . . . . .penanganan pertama merupakan hal yang penting.
Suatu hari di tempat praktek, sorang pengantar pasien tampak ragu saat akan berjabat tangan. Ternyata ada kapalan di telapak tangannya yang membuatnya hilang percaya diri ketika akan bersalaman.
Hari itu saat sedang menunggu giliran bermain futsal, tampak seorang pemain terjatuh setelah bertubrukan dengan lawan mainnya. Bagian luar kaki kanannya mendarat terlebih dahulu. Ia tampak meringis dan berkata “kakiku keseleo, ugh . . .”
Masih ingatkah tragedi arak melon tahun 2002 lalu di Bali. Ya, sembilan orang keracunan dengan dua diantaranya meninggal dan satu orang mengalami cacat menetap (kebutaan). Kejadian seperti ini berulang lagi dengan korban yang jauh lebih banyak. Bulan mei kemarin kita dihebohkan dengan keracunan miras oplosan, yang diduga mengandung metanol. Sampai 1 Juni 2009 tercatat sudah 23 orang korban meninggal termasuk 2 diantaranya warga negara asing. Dari hasil otopsi korban yang telah meninggal ternyata didapatkan adanya kandungan metanol dalam darah korban yang melebihi ambang batas.
Buat temen-temen yang prajab, sorry baru inget posting, ni dia Panca Prasetya Korpri disertai maknanya sebagai bonus.


