Sekilas tentang Demam Chikungunya

May 30, 2009 at 2:44 am | Posted in Health | Leave a comment
Tags: , , ,

chikungunya_26Kembali penyakit menular mencemaskan warga Bali. Setelah rabies, ancaman flu H1N1 dan demam berdarah dengue yang selalu hadir kini muncul lagi demam chikungunya. Bulan ini telah ditemukan puluhan kasus demam chikungunya di daerah Pecatu, Badung.

Chikungunya adalah sejenis penyakit yang disebabkan virus chikungunya (alphavirus) yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegepty. Namanya berasal dari sebuah kata dalam bahasa Makonde yang berarti “yang melengkung ke atas”, merujuk kepada tubuh yang membungkuk akibat nyeri yang hebat pada persendian utamanya sendi lutut, pergelangan tangan dan kaki.

Gejalanya khasnya adalah demam yang diikuti nyeri di persendian dan otot. Bahkan, karena gejala yang khas tersebut ada yang menamainya sebagai demam tulang atau flu tulang. Penderita mendadak mengalami demam tinggi lalu diikuti timbulnya ruam-ruam kemerahan pada kulit. Pada orang dewasa, gejala nyeri sendi dan otot sangat dominan dan sampai menimbulkan kelumpuhan sementara karena rasa sakit bila bergerak. Kadang-kadang timbul rasa mual sampai muntah.

Masa timbulnya penyakit (masa inkubasi) berlangsung dua sampai empat hari dan gejalanya dapat berlangsung tiga sampai sepuluh hari.  Demam akan berangsur-angsur reda, rasa ngilu maupun nyeri pada persendian dan otot berkurang, dan penderitanya akan sembuh seperti semula.Walau demikian, rasa nyeri masih akan tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan. Namun jangan khawatir karena tidak akan menyebabkan kelumpuhan karena keterbatasan gerak ditimbulkan oleh karena keengganan penderita melakukan gerakan karena rasa ngilu pada persendian.

Demam chikungunya tidak menimbulkan kematian dan termasuk golongan penyakit yang sembuh dengan sendirinya (self limiting disease). Tidak ada obat khusus ataupun vaksin untuk mencegahnya. Pengobatan yang diberikan hanyalah terapi simptomatis untuk menghilangkan gejalanya, seperti pemberian obat penurun demam seperti paracetamol disertai dengan pemberian vitamin. Pemberian vitamin peningkat daya tahan tubuh mungkin bermanfaat untuk penanganan penyakit. Selain vitamin, makanan yang mengandung cukup banyak protein dan karbohidrat juga meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang bagus dan istirahat cukup bisa mempercepat penyembuhan penyakit. Minum banyak juga disarankan untuk mengatasi kebutuhan cairan yang meningkat saat terjadi demam.

Apa persamaan dan bedanya dengan demam berdarah dengue?

Gejala Demam Chikungunya mirip dengan Demam Berdarah Dengue yaitu demam yang tinggi, menggigil, sakit kepala, mual, muntah, sakit perut, nyeri sendi dan otot serta ruam kemerahan pada kulit terutama badan dan lengan. Namun gejala nyeri sendi lebih dominan pada demam cikungunya. Pada chikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan (syok) maupun kematian seperti pada demam berdarah dengue. Persamaan adalah vektor penularnya (binatang pembawa virus) yang sama yaitu nyamuk Aedes aegepty sehingga cara pencegahannya juga sama.

Adapun usaha-usaha pencegahannya adalah dengan proteksi diri dan pemberantasan nyamuk pembawa virusnya. Proteksi diri dapat dilakukan dengan penggunaan krim anti nyamuk (insect repellent), pemasangan kelambu dan kasa nyamuk, menggunakan baju yang tertutup (lengan panjang dan celana panjang) serta menghindari kunjungan ke daerah yang sedang terjadi penngkatan kasus. Pemberantasan nyamuk dewasa dapat dilakukan dengan pengasapan (fogging). Sedangkan untuk jentiknya diberantas dengan penaburan bubuk abate dan program “3M” yaitu menutup, meguras dan mengubur barang bekas yang bisa menampung air. Nyamuk ini, senang hidup dan berkembang biak di genangan air bersih seperti bak mandi, vas bunga, dan juga kaleng atau botol bekas yang menampung air bersih. Serangga bercorak hitam putih ini juga senang hidup di benda-benda yang menggantung seperti baju-baju yang ada di belakang pintu kamar. Selain itu, nyamuk ini juga menyenangi tempat yang gelap dan pengap. Halaman atau kebun di sekitar rumah harus bersih dari benda-benda yang memungkinkan menampung air bersih, terutama pada musim hujan. Pintu dan jendela rumah sebaiknya dibuka setiap hari, mulai pagi hari sampai sore, agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk, sehingga terjadi pertukaran udara dan pencahayaan yang sehat. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang tidak ideal bagi nyamuk tersebut.

Demam Chikungunya dan Demam Berdarah Dengue dapat dicegah dengan memberantas nyamuk penularnya. Diperlukan komitmen dan tanggung jawab dari kita untuk berbudaya hidup sehat. Sulitkah?

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: