Keseleo, segera lakukan RICE

June 24, 2009 at 3:58 am | Posted in Fist aid | 4 Comments
Tags: , , ,

tacklingHari itu saat sedang menunggu giliran bermain futsal, tampak seorang pemain terjatuh setelah bertubrukan dengan lawan mainnya. Bagian luar kaki kanannya mendarat terlebih dahulu. Ia tampak meringis dan berkata “kakiku keseleo, ugh . . .”

Keseleo atau sprain merupakan teregangnya atau robeknya ligamen (yaitu jaringan ikat yang menghubungkan dua atau lebih tulang dalam sebuah sendi). Pergelangan kaki adalah tempat paling sering terjadinya sprain. Sprain dapat disebabkan oleh jatuh, terpelintir, atau tekanan pada tubuh yang menyebabkan tulang pada sendi bergeser sehingga menyebabkan ligamen teregang atau bahkan robek.

Gejala yang dapat dirasakan jika seseorang mengalami sprain adalah nyeri, bengkak, memar, tidak stabil, dan hilangnya kemampuan untuk menggerakkan sendi. Meskipun begitu, gejala dan tanda ini dapat sangat bervariasi dalam hal beratnya, tergantung seberapa parahnya sprain yang terjadi. Terkadang orang yang mengalami sprain merasa ada yang robek saat cedera terjadi.

Prinsip utama penatalaksanaan sprain adalah mengurangi pembengkakan dan nyeri yang terjadi. Langkah yang paling tepat sebagai penatalaksanaan tahap awal (24-48 jam) adalah prinsip RICE (rest, ice, compression, elevation), yaitu :

crutchRest, istirahatkan bagian tubuh yang cedera dengan mengurangi aktivitas terutama yang membebani bagian tubuh yang cedera. Kurangi beban pada tempat cedera dengan menggunakan alat bantu seperti tongkat (crutch).

ice

Ice, kompres dengan es pada bagian tubuh yang cedera.

Compression, lakukan penekanan menggunakan balutan elastis untuk mencegah

pembengkakan lebih lanjut sekaligus sebagai imobilisasi.

elevation

Elevation, letakkan bagian tubuh yang cedera lebih tinggi dari jantung untuk mengurangi pembengkakan.

Semua tindakan diatas diharapkan dapat mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan yang timbul. Namun bila cedera tersebut dirasakan parah yang ditandai dengan rasa sakit yang hebat, bengkak, tidak dapat digerakan, atau anda ragu apakah cedera yang dialami serius atau tidak sebaiknya pergi ke dokter atau rumah sakit terdekat.

4 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Dibawa ke puskesmas juga boleh kok, asal jangan diajak ke RSJ aja tu pasien keseleo…

  2. @arya : hahahaha, arya jeg bisa aja melucu…

    btw, nice post nih…

    • @wira : thx

  3. @arya : btw, bole kok dibawa ke RSJ, kan di RSJ bisa fisioterapi betul ga pak arya? apalagi pasien gangguan jiwa, trus mengamuk, loncat pagar dan keseleo deh, mestinya ke RSJ . . . .


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: